This is an example of a HTML caption with a link.

Rabu, 26 Agustus 2015

Harapan saya setelah menjadi Sarjana



Nama saya Muh Dachlan Fauzan, Cita-cita Saya ingin menjadi seorang yang mahir dan menguasai dalam ilmu komputer. Mungkin di jaman yang sekarang ini saingan serba ketat. Akan tetapi saya marasa yakin dan pasti mampu untuk bersaing dizaman sekarang,....pasti mampu disini bukan berarti mampu yach! ini adalah motivasi untuk diri saya sendiri. Bapak saya pernah mengatakan bahwa di tahun 2015 pekerjaan IT sudah tidak dapat digunakan karena semakin hari komputer semakin berkembang di berbagai kalangan, selain itu harganyapun semakin turung sehingga setiap orang dapat mengoperasikan komputer seperti halnya handphone. Namun saya tak berkecil hati untuk meraih cita-cita ku untuk menjadi sarjana IT yang paham, mengerti dan menguasai ilmu komputer. Saya akan berjuang keras untuk mewujudkan semua impian saya. Demi masa depan saya dan keluarga yang cemerlang. Saya sangat ingin jadi orang yang berhasil di dunia IT dan berharap agar dengan keahlian ini jualah yang akan membahagiaiin kedua orangtua saya. Oleh karena itu saya akan paksakan untuk bertarung,/bertempur, melawan semua halang lintang yang menghadang, dan tentunya kita akan bersaing secara sehat.

Mungkin bagi orang yang awam/orang baru seperti saya ini dalam ilmu komputer akan semakin sulit untuk bersaing di dalam dunia IT. Tapi ada pepatah mengatakan "Banyak jalan menuju Roma" dari salah satu pepatah tadi saya akan selalu berjuang dan berjuang untuk menggapai cita cita saya. Apapun resikonya saya akan rajin belajar dan berlatih. Saya ingin jadi orang yang mahir dan menguasai ilmu komputer. Harapan saya setelah lulus kuliah menjadi orang yang mahir dalam bidang komputer. Seperti jurusan yang sekarang saya ambil. Enggak cuma dapat gelagnya saja. dan dapat berkerja sesuai bidang yang sekarang saya geluti. Amiin yaa Roa


Peace,.....zzzztttttttttttttzz,......jangan protessss!



Senin, 06 Januari 2014

Memulai Belajar Programming


Tulisan ini dibuat karena banyaknya dari kita sebagai orang IT yang menganggap kalau programming itu kurang penting. Padahal programming itu esential. Alasannya adalah setiap baris komputer itu dibangun dari pemrograman. Yang paling dasar dibangun dari bahasa mesin 0 dan 1. Di atasnya ada bahasa assembly yang sering kita dengar perintah MOV, CALL, JMP, dan sebagainya yang disebut bahasa tingkat bawah. Bahasa tingkat menengah di tingkat atasnya ada bahasa C , phyton, dan Java yang biasanya menjadi kernel sistem operasi. Dan barulah di tingkat paling atas ada bahasa PHP, Perl, dan sebagainya.

Dari bahasa di atas yang saya sebutkan tadi ada baiknya kita menguasai salah satu bahasa pemrograman. Alasannya adalah dengan kita menguasai salah satu bahasa kita dapat belajar logika pemrograman dan bagaimana memahami permasalahan dan mengambil solusi dalam menghadapi permasalahan dalam dunia komputer ini. Walaupun saya menyukai teknologi informasi yang lebih banyak terhubung ke infrastruktur, tetapi skill programming tetap dibutuhkan selain untuk belajar logika pemrograman, juga dapat membantu kita menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul saat sistem operasi pada infrastruktur berjalan.

Oke sekarang kita mulai bagaimana kita belajar programming dengan mudah. Di bawah ini saya hanya akan memberikan tips belajar programming, bukan mengajari anda. Untuk belajar anda dapat buka google dan masukkan bahasa apa yang ingin anda pelajari dan gotcha!!

1. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah niatkan dan bulatkan tekad bahwa anda harus bisa menguasai logika pemrograman karena programming itu adalah logika.

2. Coba mulailah dengan hal-hal sederhana dengan mengetikkan atau menulis kode program sederhana seperti menghitung genap ganjil, menghitung bilangan prima dan sebagainya. (ingat DITULIS bukan DIBACA) Dan ulangilah sampai anda mulai lancar dan mengerti penggunaan setiap sintaks atau kode.

3. Belajar membuat flowchart. Dengan flowchart kita akan lebih mengerti penggunaan program yang akan kita bangun. Ibarat dengan gambar pasti kita akan lebih cepat mengerti. Dan selalu ulangilah sampai kita yakin untuk mengerti ibarat kita besok akan mengerjaka ujian.

4. Cobalah kode-kode baru yang lebih kompleks dan coba tulis dan buat flowchartnya.

5. Keep trying dan jangan pernah putus asa.

Semoga tips di atas dapat membantu anda. Dan jika anda ada pertanyaan atau butuh bantuan untuk mengerti bisa komen di bawah barangkali saya bisa membantu.



BELAJAR MANDARI DENGAN MBAH EXPLORER


Saat saya mempelajari suatu hal, saya ingin selalu mencari bahan dari subjek maupun topik yang sedang dibahas. Saya suka membuka laptop, browser, dan google kemudian masukkan topik yang ingin saya cari. Dari suatu bahasan ke bahasan lain yang tak akan pernah habis. Saat kita menyukai sesuatu, kita tak akan pernah bosan untuk mempelajari hal tersebut. Nah, apakah yang dimaksud dengan ‘Belajar itu harus Mandiri’?

Yang saya maksud belajar itu harus mandiri adalah saat kita belajar dengan sepenuh hati, seirama hati dan pikiran kita sehingga seolah-olah hal tersebut menjadi hidup kita. Mandirinya itupun kita tidak perlu disuruh, untuk belajar.

Kalau kita bersekolah di SD, SMP, SMA, biasanya guru kita selalu memaksa kita mendengarkan dan memahami. Orang tua kitapun di rumah juga memaksa kita mendengarkan dan MATERI itupun sudah DISIAPKAN dalam sebuah buku yang ringkas. Hal inilah yang menjadikan kita TIDAK MANDIRI. Bahkan sampai menjadi mahasiswa pun terkadang kita hanya belajar dari materi yang diberikan dosen. Padahal, sebagai mahasiswa, kita dituntut kreatif sesuai dengan perkembangan jaman dan teknologi yang berkembang. Hal tersebut hanya dapat dicapai jika kita memiliki potensi, passion dan value.

Apakah ketiga hal tersebut? Nah sekarang kita coba apakah anda dapat menjadi mandiri? Coba cari apa artinya…



Minggu, 01 September 2013

Apa Yang di pelajari di Teknik Informatika?

Belum lama ini, ada salah satu thread di kaskus dengan judul yang cukup menarik tentang informatika. Judulnya adalah kuliah jurusan komputer, maaf anda salah pilih.  Inti tulisan itu adalah banyak lulusan komputer yang tidak bisa memprogram, bahkan kadang kalah dengan yang belajar otodidak. Keluhan lain di artikel itu adalah bahwa banyak lulusan IT yang tidak siap kerja. Si penulis artikel itu sendiri adalah orang yang belajar komputer secara otodidak yang akhirnya sukses menjadi programmer ahli walaupun tidak pernah mengenyam kuliah IT.
Dari artikel diatas, banyak yang pro dan kontra, sebagian lagi justru tambah galau terutama yang merasa salah jurusan di IT atau anak Sekolah yang ingin melanjutkan kuliah diperguruan tinggi. Saya baru menyadari kekuatan sebuah tulisan ternyata bisa mempengaruhi bahkan meracuni pikiran pembacanya. Dulu, saya juga pernah menulis artikel “mengapa sebaiknya anda tidak jadi programmer”, namun di artikel itu saya jelaskan kalau isinya hanya joke dan hiburan, walaupun tentu ada benarnya. Ternyata artikel bernada joke aja menimbulkan pro dan kontra, apalagi artikel diatas.
Artikel ini saya beri judul “apa yang dipelajari di jurusan TI” agar pembaca tahu bedanya belajar otodidak, belajar di tempat kursus dan belajar di kuliah. Dulu.  waktu saya mau masuk kuliahpun paman saya bilang ” Komputer bisa dipelajari sendiri/kursus, mending kamu masuk keguruan biar jadi guru (baca :PNS).” Namun, mengutip kata temen saya Ilham:” Jika memang komputer bisa dipelajari secara otodidak, kenapa masih ada jurusan komputer dari D3, S1,S2 bahkan S3?”. Pasti ada yang tidak bisa dipelajari sendiri disana.
Dalam artikel ini, saya akan meluruskan artikel kaskus diatas sehingga para pembaca tidak langsung panik atau merasa salah jurusan atau terbesit pikiran “Kalau komputer bisa dipelajari secara otodidak”. Yang perlu diperhatikan adalah “ilmu” cara memakai komputer  tidak sama dengan ilmu Komputer itu sendiri.  Untuk itu, saya akan bagi materi komputer menjadi 3 bagian.
sebelum lebih jauh, kata ilmu komputer dan teknik informatika akan saya pakai secara bergantian untuk mengacu pada pembahasan yang sama. Jika dibahas lebih jauh, Teknik informatika dan ilmu komputer itu ada perbedaannya tapi untuk perkara ini tidak akan saya bahas panjang lebar.
materi komputer literacy
Komputer saat ini bukanlah barang mewah dan orang yang memakai komputer punt idak perlu harus kuliah atau kursus. Ilmu ilmu seperti bagaimana cara akses internet, cara memakai microsoft word dan cara Chat di Yahoo bukanlah ilmu komputer. Saya menyebut ilmu ini adalah “komputer literacy”. Di abad 21 ini, komputer literacy sama saja dengan “kemampuan membaca” di abad 20. Jadi memang sudah seharusnya setiap orang bisa memakai komputer, sama halnya setiap orang bisa membaca atau bisa naik motor.
Jika anda tidak kuliah atau anda kuliah di jurusan selain komputer, maka ilmu ilmu ini , termasuk berbagai macam buku yang bertebaran di toko buku itu bukan ilmu komputer. Catat sekali lagi, bukan Ilmu komputer, tapi lebih tepat disebut “ILmu cara memakai komputer”.  Ilmu ini bisa dipelajari sendiri secara otodidak atau ditempat kursus bagi yang benar benar awam.
materi kursus komputer
Materi kursus komputer, biasanya fokus ke satu skill, misalkan pemrograman visual basic, jaringan komputer atau desain grafis. Ilmu ini juga bisa dipelajari sendiri sebenarnya asal anda mempunyai kemampuan logika yang kuat. Materi kursus ini juga diajarkan di kuliah IT, tapi apa bedanya? Perbedaan mendasar adalah kursus hanya fokus pada “TODO” “Next” , “Habis ini, klik itu” . Lihat penekannya ada pada praktik. Orang yang kurus itu tidak memahami secara mendalam tentang apa itu variabel, mengapa ada integer ada float. Apa itu overflow, stack atau heap, itu semua tidak anda pelajari di kursus. Maka kekurangan paling nampak dari orang yang hanya kursus, dia mengetahui ilmu itu hanya dari satu sudut pandang. Efek sampingnya, dia akan kesulitan ketika diberi kasus yang berbeda atau disuruh membuat program dengan bahasa yang berbeda.
Kursus sangat cocok untuk orang yang mengejar ” cara cepat bisa Aplikasi FOO” secara “Mie instant”. Artinya anda memang bisa memahami ilmu itu, tapi tidak mendalam. Sekali lagi tidak mendalam. Kekurangna lain dari kursus adalah materi yang bersifat praktis, tidak terurut dan tidak mementingkan konsep.
Materi di Jurusan Teknik informatika
Jurusan teknik informatika, mempelajari ilmu yang bersifat teknik dan mendasar. Sebagai contoh Perancangan prosesor, Rancangan sistem operasi, Sistem berkas, compiler desain, computer vision Semantic Web  serta topik lain secara mendalam dan terurut. Bagi yang merasa tidak perlu kuliah dan mampu belajar sendiri silahkan baca buku -buku berikut:
2.     Digital Design and Computer Architecture oleh David haris
4.     Artifical intelegence:Modern aproach by  Stuart Russell dan peter norvig
Jika anda  tanpa kuliah, hanya belajar otodidak  bisa memahami buku buku diatas, anda bisa paham, maka saya sepakat dengan anda bahwa kuliah TI itu tidak perlu, nyatanya, baru baca judulnya aja sudah mabok kan? .  Yang perlu anda tahu, Hanya karena anda bisa belajar hacking dan coding otodidak bukan berarti anda sudah menguasai ilmu komputer. Ilmu hacking dan programming itu hanya kurang dari 10% dari ilmu komputer yang sebenarnya. ini yang perlu ditanamkan dan dipahami. Jika anda ingin tahu luasnya ilmu komputer, silahkan buka http://ocw.mit.edu/courses/electrical-engineering-and-computer-science/
Link diatas adalah link kuliah  gratis tentang ilmu komputer dari MIT, salah satu universitas terbaik didunia. Jika anda paham 10% saja dari yang dibahas, saya bisa sepakat dengan anda bahwa kuliah komputer/IT itu tidak perlu.
Link tambahan jika anda penasaran tentang materi ilmu komputer /teknik informatika :
Tapi, Ilmu (kuliah)   tidak dipakai di dunia kerja?
jawabanya, pasti dipakai baik langsung ataupun tidak langsung. Banyak mahasiswa yang lulus dan sukses jadi programer atau ahli security akan merendahkan kampusnya sendiri dan sombong dengan mengatakan :” saya tahu seperti ini belajar sendiri kok, ilmu dikampus teori semua”. Termasuk saya dulu juga berpikir seperti itu. Tapi coba kita telisik lebih jauh,  Orang yang jago jadi programmer, waku kuliah, dari mana anda diperkenalkan konsep algoritma? yang udah jago Oracle dan jadi sysadmin , siapa yang mengenalkan konsep database? Yang sudah ahli di jaringan, Siapa yang amengajarkan ilmu TCP/IP dan osi?
Sekarang mari kita lihat ilmu kuliah yang paling abstract bagi para mahasiswa TI semester awal. Ilmu itu bernama “Struktur data”. Ilmu ini seakan akan tidak pernah dipakai, padahal hampir semua program yang dipakai dikomputernya memakai teori “struktur data” . Kita lihat contoh realnya “:Saat anda membuka excel, apa konsep penting di struktur data  yang dipakai, jawabanya :”Array dan Matrix”.  Saat kita membuka Windows explorer, apa structur data yang dipakai?” Jawabannya :”TREE”. Saat kita memakai Google map untuk mencari jalur perjalanan , apa teori yang dipakai :” GRAPH”.   Ilmu ilmu itu tidak akan pernah diajarkan di kursus, ilmu itu hanya diajarkan di kampus. Sayangnya, dosen yang mengajarkan materi ini juga jarang yang memberi contoh real sehingga seakan akan tidak bermanfaat.
Janganlah kita sombong merasa ilmu kuliah  idak diperlukan, rasa rasanya , dosen dosen itu tidak memberi manfaat apapun, padahal tanpa mereka mahasiswa yang katanya belajar otodidak  tidak akan behasil, berkat kuliah dari dosen itulah ilmu pondasi kita menjadi matang, itu yang jarang di disadari mahasiswa atau alumni.
Kalau anda kerjanya jadi tukang ketik ya jelas ilmu komputer tidak dipakai. Bayangkan anda membangun sistem yang besar misalkan Bank, Sistem kendali pabrik, menjadi peneliti, membuat robot dan sebagainya maka saya jamin 100% ilmu teori yang dulu didapat pasti dipakai.
Lulusan TI merasa tidak perlu ilmu TI ketika sudah lulus karena apa? ya karena mereka kerja diluar jalur, misal jadi teller bank, jadi juru ketik atau jadi petugas entri data bahkan ada yang banting setir dibidang yang sama sekali tidak berhubungan dengan komputer.
Ga kuliah/drop out kuliah  komputer, juga bisa sukses?
ini adalah pola pikir yang perlu dibrantas, untuk jelasnya silahkan baca artikel “Drop out kuliah lalu sukses, yakin lo?” . Inti dari tulisan itu, orang yang sering dijadikan contoh dropout lalu sukses seperti bill gate itu bukan Orang bodoh bro.Sayangnya buku buku tentang drop out sukses itu menakankan pada DROP OUT nya, bukan pada ALASAN dibalik drop out . Si bill gate ini  otaknya kelewat jenius, dia bisa membuat Bahasa pemrograman, sekali lagi CATET MEMBUAT BAHASA PEMROGRAMAN  Basic yang dia jual bahkan sebelum lulus kuliah. Karena bisnis menjual bahasa pemrograman cukup sukses, akhirnya dia memutuskan untuk dropout. Sama juga dengan Mark zukerberg, steve job dan lainnya.
Pola pikir drop out bisa sukses itu harus dibuang jauh jauh bro. Hanya karena beberapa orang sukses saat drop out, bukan berarti tanpa sekolah/kuliah kamu juga bisa mengalami sukses yang sama. Contoh bodohnya , jika di lamaran pekerjaan di butuhkan S1 teknik informatika, tapi anda Drop out, apa anda bisa melamar di lowongan itu? Jelas tidak! Sekali lagi, jangan cuman baca buku motivasi yang cuma menjual mimpi kosong.
Ingin Ahli IT?  Hindari buku ” 10 jam mahir belajar FOO!”. 
Peter Norvig, direktur penelitian di Google menulis artikel dengan judul “Teach Yourself Programming in Ten Years” yang merupakan bentuk kekesalannya karena banyakny buku dengan judul “Teach your selft bla bla bla in 10 hours” atau kalau di indonesiakan menjadi ” Mahir ilmu FOO dalam 10 jam” atau judul sejenis. Tentunya kata FOO(L)  bisa anda ganti sendiri dengan topik topik komputer yang seakan akan gampang.  Topik sejenis adalah “FOO(L) for dummies”. Buku inilah yang membuat seakan akan ilmu komputer itu ilmu yang cetek, semuanya bisa belajar dan bisa ditempuh dalam hitungan hari. Pemikirin paling TOLOL yang pernah saya baca sejauh ini.”
cartoon96
Buku buku diatas adalah buku sampah karena menggampangkan perkara yang tidak gampang. Ambilah contoh :” Menjadi hacker dalam waktu 3 hari” atau ” Mahir pemrograman visual basic dalam waktu 10 jam”. Apa yang bisa kita dapat dari 10 jam belajar ilmu pemrograman. Paling paling anda tahu syntax bahasa pemrograman, copas code dan runing code.
Sekarang, bagaimana orang orang model belagu yang mengatakan bisa belajar komputer secara otodidak disuruh buat seperti ini:

bagi yang belajar otodidak, paham ga dengan perintah si anjing hackles?
bagi yang belajar otodidak, paham ga dengan perintah si anjing hackles?
” Buatlahlah kelas abstract untuk penyimpanan dan pencarian object serial dengan teknik self adjusing binary tree!” 
Saya yakin dia tidak tahu sama sekali apa yang diperintahkan, coba perintah diatas berikan ke programer otodidak, paham ga? Ilmu seperti diatas hanya bisa dipelajari di kuliah, banyak materi dasar yang harus dikuasai sebelum menjadi “Real programer”, bukan programer kopas.  Untuk memahami perintah diatas saja kita minimal harus memahami OOAD (object oreinted analitic and desain),  OOP (object oriented programing) , Algoritma pemrograman,struktur data dan  bahasa pemrograman java.
Sekdar tambahan, Seorang disebut ahli kalau sudah berkecimpung dibidangnya minimal 10 tahun, jadi kalau baru lulus dan baru 2 tahun bekerja, itu masih “Junior level”, kalau sudah mencapai “4-5tahun” Masuk level” Senior level” dan kalau diatas 10 tahun baru disebut “expert”.
Kesimpulan
Jika anda ingin tahu cara memakai komputer dan internet, cukup beli buku “cara memakai komputer” dan anda bisa belajar otodidak. Jika anda ingin mengerti atau menguasai skill tertentu di bidang komputer (semisal jaringan atau desain) cukup kursus. Namun jika anda ingin benar benar mengerti dunia komputer dan ilmu komputer luar dalam sampai ke akar akarnya , tidak ada jalan lain selain Kuliah komputer. Dari sini, andalah yang paling tahu kebutuhan anda.
Dan sebagai penutup: Mengatakan belajar ilmu komputer bisa dengan otodidak sama saja anda mengatakan bisa membangun gedung pencakar langit hanya dengan membaca buku arsitektur . Sama juga anda mengatakan, anda bisa jadi dokter spesialis hanya dengan otodidak dan membaca buku ilmu kedokteran”.  Intinya ” Jika anda tidak suka dengan Matematika, fisika dan bahasa inggris” JANGAN SEKALI KALI MASUK Teknik informatika atau ILMU KOMPUTER. Satu lagi, hanya karena anda bisa membuat aplikasi Hotel yang dipakai diberbagai hotel, bukan berarti anda sudah mungasai ilmu komputer. Anda baru menguasai secuil ilmu komputer bernama “SISTEM INFORMASI”  jelas kan sekarang?UNASMAN




Rabu, 29 Mei 2013

EKONOMI : Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy) .

Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar, namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah.
Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industri secara umum.
Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran :

1. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif
Anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negara guna memberi stimulus pada perekonomian. Umumnya sangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif.
2. Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif
Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannya. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan.
3. Anggaran Berimbang (Balanced Budget)
Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin.
Arti dan Tujuan Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mendapatkan dana-dana dan kebijaksanaan yang ditempuh oleh pemerintah untuk membelanjakan dananya tersebut dalam rangka melaksanakan pembangunan. Atau dengan kata lain, kebijakan fiscal adalah kebjakan pemerintah yang berkaitan dengan penerimaan atau pengeluaran Negara.
Dari semua unsure APBN hanya pembelanjaan Negara atau pengeluaran dan Negara dan pajak yang dapat diatur oleh pemerintah dengan kebijakan fiscal. Contoh kebijakan fiscal adalah apabila perekonomian nasional mengalami inflasi,pemerintah dapat mengurangi kelebihan permintaan masyarakat dengan cara memperkecil pembelanjaan dan atau menaikkan pajak agar tercipta kestabilan lagi. Cara demikian disebut dengan pengelolaan anggaran.
Tujuan kebijakan fiscal adalah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian. Hal ini dilakukan dengan jalan memperbesar dan memperkecil pengeluaran komsumsi pemerintah (G), jumlah transfer pemerntah (Tr), dan jumlah pajak (Tx) yang diterima pemerintah sehingga dapat mempengaruhi tingkat pendapatn nasional (Y) dan tingkat kesempatan kerja (N).




Merakit Harddisk (HDD) drive - Cakram Keras

Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson pada tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Kapasitas terbesar cakram keras saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.


Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar
Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik (non-volatile). Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.
Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.
Karena sifatnya yang rapuh dan tidak tahan guncangan, cakram keras bisa dikategorikan sebagai barang pecah belah.

Berikut ini adalah tayangan-tayangan tentang perakitan HDD atau haddisk




Selasa, 28 Mei 2013

PENTINGNYA FILSAFAT DALAM ARSITEKTUR PENDIDIKAN

Tiga tahun setelah organisasi yang sangat sukses Departemen Arsitektur, Universitas Patras konferensi internasional bertajuk "Pentingnya filsafat dalam pendidikan arsitektur" volume eponymous adalah puncak dari upaya ini. Pengorganisasian dan ilmiah komite konferensi terdiri Royal Petridou, Associate Professor Universitas / Universitas Patras, Elias Konstantopoulos, profesor Universitas / Universitas Patras dan Panagiotis Pangalos, arsitek, dosen Universitas / University of Patras. Sponsor Konferensi adalah Yayasan Panayotis dan Effie Michelis, yang mana kemudian mengambil alih dan isu buku ini dari Prosiding.

Volume ini mencakup 67 pengumuman dalam bahasa asli dan urutan presentasi selama Kongres, ringkasan singkat dari presentasi dalam bahasa lain selain teks, dan kurikulum dari Kongres. Volume ini diselenggarakan mengikuti struktur organisasi Pengadilan pada sembilan tema berikut: "Arsitektur, teks dan Bahasa", "Konsep Tempat filosofi dan arsitektur", "Filsafat dan pendidikan arsitektur", "Dimensi filosofis sejarah arsitektur, "" filsafat modern dalam arsitektur "," konsep filosofis dan desain arsitektur "," alat filosofis dalam pendidikan arsitektur "," The Poetics arsitektur. " Pertanyaan kunci, yang merupakan inti dari agenda konferensi, adalah apakah masuknya filsafat dalam pendidikan arsitek dapat berfungsi sebagai kontributor perkembangan arsitektur modern. Tema konferensi juga merupakan bagian dari diskusi yang lebih luas seputar pendidikan dari arsitek dan mengembangkan dialog antara arsitektur dan filsafat, perdebatan yang memiliki akar dalam sejarah kedua disiplin. Selama bertahun-tahun, arsitek dan filsuf berbicara dan berkolaborasi dalam upaya untuk menghubungkan dua konsep dalam pertimbangan pertukaran interaktif. 

Meskipun buku ini tidak termasuk luas masukan-Pengadilan dimaksudkan juga untuk memberikan Anda langkah ke banyak pendapat mungkin memberi rangsangan mampu menyelidiki lebih lanjut hubungan antara dua konsep dasar, arsitektur dan filsafat. Tidak ada keraguan bahwa hubungan antara filsafat dan arsitektur tidak jelas, tetapi ditandai dengan banyaknya ekspresi. Ada tiga pertanyaan kunci yang muncul dari investigasi hubungan ini: Apakah mampu filsafat pendidikan arsitek dan jika ya, apa yang seharusnya menjadi peran Hari ini adalah penting untuk filosofi kehadiran arsitek dalam analisis spasial? dan transformasi ideologi, dengan cara huni dalam bentuk pencarian? Bagaimana arsitek beralih ke filsuf untuk menjelaskan konsep, untuk menghilangkan keraguan dan membangun definisi, di mana filsafat adalah proses pencarian didominasi terbuka?




Indonesia baru saja merayakan hari kemerdekaannya pada 17 Agustus 2011 dengan usia yang ke 66 tahun, terlihat dalam media jejaring sosial - facebook dan twiter hampir sebagian besar pengguna facebook yang didominasi oleh anak muda menulis di wall (dinding) tentang kemerdekaan, bahkan kata pekikan kemerdekaan Merdeka…merdeka…. Menjadi bahasa yang diidentikan dengan hari kemerdekaan, kata yang melukiskan sikap heroisme para pejuang kemerdekaan. 

Di ruang chat salah satu fitur fasilitaas yang disediakan oleh media jaringan sosial facebook, untuk menyapa teman, sahabat atau lawan obrolan selalu menyapa sesamanya pada hari kemerdekaan itu dengan ucapan kata Merdeka…..sekali merdeka tetap merdeka…..namun para kaum muda yang kritis dan miris dengan keadaan sosial masyarakat saat ini dengan nada miring, mengungkapkan pertanyaan, siapa bilang Indonesia sudah merdeka ? apanya yang merdeka ? pertanyaan ini tidak dapat disalahkan atau disanggah karena realitasnya masih banyak rakyat Indonesia hidup jauh dari komitment dan tujuan Indonesia merdeka. 

Dalam pembukaan UUD 1945 menuliskan dalam alinea pertama, “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan” dan kemudian pada alinea keempat menuliskan, “….membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dn ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,…..” 

Pertanyaan-pertanyaan yang diungkapkan oleh masyarakat pada umumnya tidak menjadi kerisauan rakyat semata-mata tapi hampir menjadi rintihan masyarakat Indonesia yang hidup dalam lilitan kemiskinan dan harus menjalani kehidupan dengan makan nasi aking, makan nasi yang di campur tiwul, air tajin diminum pengganti susu, anak-anak penderita penyakit busung lapar yang disebabkan karena kekurangan zat makanan yang disebut protein atau putih telur, sehingga darah kekurangan protein, akibatnya terjadilah osmosa koloid. 

Kondisi real yang menimpa tanah air membuat Ibu Pertiwi menangis sehingga para pejuang kemerdekaanpun angkat bicara sebagaimana yang dilakukan oleh Ketua Umum PPAD Letnan Jenderal (Pur) Soerjadi mengkritik keras pemerintahan SBY. Pemerintah dinilai tidak peka bahkan telah menyimpang dari nilai-nilai yang dikandung dalam UUD 1945 Pernyataan itu diungkapkan saat pelantikan Ketua PPAD Mayor Jenderal (Pur) Priyanto (http://www.poskota.co.id). Pendapat purnawirawan ini tak dapat disalahkan karena sesuai dengan relitas yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. 

Karena kondisi sosial yang menimpa masyarakat akibat dari perilaku pemerintah yang tidak menjalankan pemerintahan yang sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh UUD 1945 sehingga mengakibatkan persoalan –persoalan kehidupan masyarakat yang tidak sejahtera, sulit untuk mewujudukan ketertiban bagi pemeluk agama yang ingin menjalankan ibadahnya, memberi ruang bagi berkembangnya penjajah baru yakni para koruptor yang menjarah uang rakyat untuk kepentingan pribadi, keluarga kelompok, dan partai politik tertentu.

Kondisi ini menghadirkan pertanyaan lanjutan untuk menganalisa persoalan adalah dimana peran pemuda untuk mengobarkan kembali semangat kemerdekaan yang di perjuangkan oleh para pejuang dalam kemajuan konteks kemajuan teknologi saat ini berlandaskan UUD 1945 ? 

Pemikir Antony Gidens mengungkapkan bahwa “tindakan manusia tidak merangkai rantai kumpulan interaksi dan nalar, namun monitoring perilaku dan konteksnya secara konsisten, ini adalah sarana untuk menangani ruang dan waktu yang memasukan segala aktifitas atau pengalaman tertentu di dalam keberlanjutan masa lalu, masa kini, dan masa depan, yang pada gilirannya distrukturkan oleh praktik-praktik-praktik sosial yang tengah berlangsung. Tradisi tidak sepenuhnya statis, karena ia harus ditemukan ulang oleh setiap generasi baru ketika ia mengambil alih warisan budaya dari pendahulunya” (Anthnoy Gidens – 2009 – Kreasi Wacana). 

Pemuda dan Dunia Maya 

Dunia firtual adalah sebuah peradaban teknologi di mana manusia digiring dalam ruang ini yakni ruang teknologi diaman jika masa lampau manusia hanya dapat berkomunikasi lewat oral, kemudian mengalami peningkatan pada komunikasi tulisan yakni surat namun kini kecanggihan menghantar manusia pada suatu era baru yang hampir saja tidak di batasi oleh ruang dan waktu. 

Ruang interaksi dan nalar di kondisikan dalam dunia jejaring sosial yakni facebook dan twiter bahkan dalam teknologi “anroid” dan juga teknologi RIM yang dimilki blackberry sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas Blackberry Masangger (BBM). Kemajuan teknologi ini membuat komunikasi semakin cepat dalam sedetik masyarakat dapat dengan mudah membangun pertemanan dan mencari teman lama dengan mudah, konsolidasi dan komunikasi dapat di bangun dalam media sosial sangat efektif dan efisien. 

Pengalaman konsolidasi nasional yang dilakukan untuk menggalang koin dukungan bagi Prita Mulyasari yang didakwa melakukan pencemaran nama baik akhirnya mampu mempengaruhi putusan pengadilan negeri, Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyuapan dalam kasus PT Masaro Radiokom. Jaksa Agung namun kuatnya dukungan public lewat dunia maya (jejaring sosial) mampu mempengaruhi kebijakan. 

Dalam perjuangannya group-group dukungan untuk persoalan lain pun cukup digalang melalui media jejaring sosial seperti ini ataukah ada model pendekatan lanjutan yang dapat dilakukan pemuda sebagai bentuk perjuangan nasionalisme. Tentunya kekuatan media teknologi jejaring sosial saat ini memiliki kecepatan yang cukup untuk menyampaikan informasi dan mendapatkan respon dapat diukur karena ada bentuk nyata dukungan, yakni bergabungnya individu –individu dalam group tersebut melalui komentar dan tanda djempol suka atas group tersebut. 

Nasionalisme Sejati 

Sehari pengelola akun jejaring sosial dan penguna blackberry akan meluangkan waktu yang cukup atau bahkan sebagian waktunya di habiskan di depan layar computer atau ke layar hand phone untuk memberikan tanggapan, membangun pertemanan dan mengikuti info terkini. Pemuda akan berdebat dan beradu argument tentang informasi yang di akses kemudian dipublikasikan ke ruang jejaring sosial ini. Perdebatan adu nalar dan pengetahuan dari pemuda atau masyarakat akan di hipnotis untuk berada di depan layar sepanjang waktu untuk memberi tanggapan kontra atau pro-kontra. 

Kasus Bank Century, Kasus Mafia Pajak Gayus Tambunan, Kasus Wisma Atlet yang melibatkan Bendahara Partai Demokrat M.Nazarudin yang menyedot uang rakyat triliunan rupiah, dalam kasus-kasus ini di media jejaring sosial masyarakat mengungkapkan kekesalan, analisa persolan, bahkan ragu akan proses hukum semuanya dituangkan dalam tulisan didinding jejaring sosial, pesan singkat bbm, namun kasus-kasus ini sepertinya berakhir dengan transaksi politik. 

Kasus – kasus yang merugikan negara dan dilakukan oleh aparat pemerintah memang jauh dari harapan dan tujuan bernegara yang diamanatkan dalam UUD 1945, apresiasi masyarakat dengan berpendapat dan berkomentar dalam era demokrasi sudah cukup baik namun sepertinya hanyalah cuap-cuap di media jejaring sosial tanpa langkah konkrit agar pengawalan terhadap persoalan-persoalan bangsa dapat diselesaikan dengan tuntas. 

Kenyataan pemuda hari ini sebagai tulang punggung bangsa barulah sekedar perjuangan wacana dan membangu opini semata tanpa perebutan dan penyelesaian persoalan, menapaki apa yang diungkapakan oleh Gidens bahwa masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang harus mampu distrukturkan dalam praktik-praktik sosial yang sedang dikerjakan. Kenyataan yang ada tidak dilakukan oleh pemuda Indonesia dalam membangun nasionalisme hanya berkoar – koar dalam media jejaring sosial tetapi tidak bangkit melakukan perjuangan fisik sebagaiman kemerdekaan di raih melalui perang fisik. Pemuda tidak lagi melakukan refleksi nasionalisme atas para pejuang kemerdekaan yang merebut kemerdekaan dari para penjajah sudah memiliki keberanian nyata di media jejaring sosial tetapi tidak mampu menjadi karakter mereka. 

Seharusnya wacana dan opini yang berkembang dalam dunia jejaring sosial akan mampu direproduksi menjadi aktivitas manusia yang lebih radikal (namun sesuai koridor hukum) yakni gerakan jalanan (extra parlementer) yang dilakukan dengan arak-arakan masa turun ke jalan untuk melakukan penekanan kepada pemerintah sebagai pressure agar pemerintah menjalankan pemerintahan dengan baik. 

Nasionalisme sejati yang dilakukan dalam sejarah adalah yang dilakukan Mother Theresa dengan gerakana jalanan yakni datang dan hidup bersama dengan orang miskin di India tidak hanya sekedar berwacana, berkhotbah dan berorasi dari mimbar/podium. Tetapi bukti keterlibatan secara fisik di tengah- tengah masyarakat hal ini yang dilakukan Muhamad Yunus seorang bankir dari Bangladesh yang mengembangkan konsep kredit mikro, yaitu pengembangan pinjaman skala kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu meminjam dari bank umum. Yunus mengimplementasikan gagasan ini dengan mendirikan Grameen Bank. Dan gerakan extra parlementer yang harus dilakukan pemuda Indonesia sebagai wujud nasionalisme sejati sebagaimana yang dilakukan oleh Anna Hazare aktivis anti korupsi yang mampu menggerakan ribuan orang turun ke jalan duduk melakukan aksi mogok makan sebagai aksi memrangi tindak korupsi di India. 


Contoh ketiga tokoh diatas sebenarnya memberikan inspirasi bagi pemuda untuk menunjukan nasionalisme sejatinya yakni membebaskan negara dari jajahan kemiskinan dan korupsi yang melilit, kemudahan yang dihadirkan teknologi sebenarnya sebuah keuntungan untuk melakukan konsolidasi kekuatan serta penyampain opini bahkan propaganda namun waktu dan energy yang dimiliki tidak tersita untuk berwacana di media jejaring sosial tetapi perlu direalisasikan seperti yang telah dilakukan oleh ketiga tokoh Mother Theresa, Muhamad Yunus dan Anna Hazare.



Pengajaran ilmu komputer selaras dengan perkembangan zaman

Dalam sebuah artikel terbaru yang dipublikasikan di sini, Marty Humphrey, Seorang profesor di Departemen Ilmu Komputer di University of Virginia, mengatakan tugas pendidik adalah untuk memastikan bahwa siswa mampu penulis baru berbasis cloud aplikasi.
"Di satu sisi tidak memerlukan pemikiran ulang yang radikal mengajar ilmu komputer, karena pada intinya, aplikasi algoritma berbasis cloud dan struktur data, yang telah menjadi dasar dari program ilmu komputer dari awal," katanya email.
"Tapi di sisi lain, aplikasi awan sangat penting bahwa kita perlu memastikan bahwa siswa ilmu komputer yang up-to-date dengan kerangka kerja terbaru dan alat analisis data," kata Humphrey. "Ini bisa menjadi suatu tantangan karena daerah berubah begitu cepat."



Para Tenaga Kerja Kelompok Komite Kebijakan TI Kesehatan ONC Membuat Rekomendasi Its

BY WILLIAM HERSH, MD

Untuk sembilan bulan terakhir, saya memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari workgroup dari Kesehatan TI Komite Kebijakan ONC berfokus pada IT masalah tenaga kerja kesehatan. Minggu ini, Larry Wolf, co-chair kelompok kerja membuat presentasi rekomendasi kelompok untuk pertemuan Komite Kebijakan TI Kesehatan penuh.

Rekomendasi dari workgroup dapat diringkas sebagai berikut:
ONC harus merangkum dan mempublikasikan hasil beberapa program pengembangan tenaga kerja yang telah didanai.
ONC harus meringkas dan menyebarkan kompetensi inti bagi anggota tenaga kerja yang telah diidentifikasi.
ONC harus mempublikasikan sumber daya dan praktik terbaik yang mereka dan organisasi lainnya telah tersedia.
Ada kebutuhan yang muncul keterampilan lunak dan keras yang terkait dengan perawatan berbasis tim, kesehatan populasi dan keterlibatan pasien. ONC harus merekomendasikan pengembangan program baru dan dana untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
ONC harus belajar dari apa yang terjadi dengan tenaga kerja saat ini. Ini harus melakukan ini dengan merekomendasikan pendanaan studi tentang dampak kesehatan TI pada tenaga kerja, seperti omset, pendaftaran di bidang pekerjaan kesehatan (sekolah), dan pekerjaan baru, seperti informaticists perawat.
Saat Klasifikasi Pekerjaan Standar (SOC) tidak membahas kesehatan TI. ONC harus tuan proses masukan SOC dari masyarakat TI kesehatan.
Sementara saya setuju dengan semua rekomendasi yang dibuat kelompok kami, saya akan menambahkan dua rekomendasi tambahan, yang benar-benar membangun pada rekomendasi keempat dan kelima dalam daftar. Yang pertama berasal ini di bagian dari presentasi slide, yang dapat dibaca oleh beberapa orang untuk menyiratkan bahwa informatika dan IT pekerjaan dalam perawatan kesehatan adalah "teknisi" pekerjaan. Sementara organisasi kesehatan tentu membutuhkan teknisi IT kesehatan terlatih, ini mengabaikan peran yang lebih besar yang informatika akan bermain sebagai kesehatan canggih TI diadopsi dan digunakan sebagai bagian integral dari upaya seperti pengukuran kualitas dan perbaikan, perawatan akuntabel dan terkoordinasi, dan kemajuan biomedis seperti obat-obatan pribadi. Kesehatan TI bukan hanya fungsi pendukung, tetapi komponen penting dari armamentarium kami untuk mencapai tujuan triple peningkatan kesehatan, perawatan yang lebih baik, dan biaya yang lebih rendah.

Rekomendasi kedua saya tambahan dibangun pada rekomendasi untuk belajar tentang tenaga kerja saat ini. Mengingat peran yang lebih besar untuk kesehatan TI dijelaskan dalam paragraf sebelumnya, kita perlu pemahaman yang jauh lebih komprehensif dari sekedar berdampak pada tenaga kerja saat ini dan pekerjaan baru. Kita perlu lebih memahami tidak hanya praktek tenaga kerja saat ini, tetapi juga bagaimana mengembangkan dan mendidik tenaga kerja terbaik yang akan maju ke era baru perawatan akuntabel dan terkoordinasi dan kemajuan baru seperti obat pribadi.

Saya berharap untuk upaya lanjutan dari workgroup dan program akademik kami di Oregon Health & Science University tentu menggabungkan ini pandangan ke depan karena kami merevisi dan menambah kurikulum program kami.



STATISTIK HARUS MENJADI KOMPETENSI INTI DARI SETIAP WARGA NEGARA DI DUNIA MODERN

Seorang pendidik medis baru-baru ini berpendapat dalam blognya bahwa persyaratan penerimaan sekolah kedokteran harus meminimalkan persyaratan dalam matematika dan sains topik, terutama di daerah-daerah seperti kalkulus dan fisika. Tidak ada pertanyaan bahwa obat-obatan, dan bahkan informatika dalam hal ini, memerlukan pengetahuan dan kompetensi di banyak kawasan di luar matematika dan ilmu pengetahuan.

Namun, masalah dengan matematika kita ajarkan profesional potensi kesehatan dan informatika, memang untuk setiap orang dalam masyarakat, adalah bahwa kita mengajarkan matematika yang salah. Setiap orang yang mengambil tiga semester kalkulus di perguruan tinggi mengatakan bahwa hampir tidak pernah menggunakan salah satu dari itu. Di sisi lain, hampir tidak berpendidikan dalam statistik, jenis matematika yang gunakan tidak hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam fungsi sebagai warga negara informasi. Memang, sebagian besar profesional kesehatan, baik dokter maupun peneliti, menggunakan statistik harian. Demikian juga, sebagai warga negara bijaksana dalam masyarakat, kita juga menemukan statistik setiap hari di berita dan aspek lain dari kehidupan kita.

Untuk alasan ini, saya percaya bahwa statistik harus menjadi kompetensi inti dari setiap warga negara di dunia modern.

Bahkan tidak matematika dalam statistik yang paling penting, melainkan konsep dan pemikiran mereka menimbulkan. Setiap warga negara di dunia harus memahami konsep dasar statistik inferensial dan dapat menjawab pertanyaan seperti:
Apa signifikansi statistik mean? Bagaimana itu berbeda dari klinis (tidak harus dalam konteks medis) signifikansi?
Apa perbedaan antara risiko absolut dan relatif? Apa arti dari perbedaan risiko relatif besar dalam pengaturan risiko absolut kecil?
Dalam topik yang berhubungan dengan kesehatan, bagaimana kita melihat dan membandingkan berbagai jenis risiko kesehatan?
Juga di bidang kesehatan, apa yang sensitivitas dan spesifisitas tes diagnostik berarti, dan bagaimana dampak prevalensi risiko penyakit dalam menghadapi tes diagnostik positif atau negatif?
Salah satu pembela yang vokal dari pandangan ini adalah John Allen Paulos, yang buku-bukunya Innumeracy dan matematika A Membaca koran menginformasikan kami mengapa berhitung dasar dan kompetensi statistik sangat penting. Ini jenis tulisan menarik, dan pendidikan dasar tentang statistik, harus menjadi bagian dari setiap pendidikan sekolah tinggi, belum lagi dalam pendidikan dokter dan informaticians.



YOUNG INDONESIAN NATIONALISM WAS LIMITED TO CYBERSPACE FACEBOOK

Indonesia recently celebrated its independence day on August 17, 2011 at the age of 66 years, visible in social media - facebook and twiter most of the facebook users that are dominated by young people write on the wall (wall) of independence, even the cries of Merdeka independence independent ... .... Become synonymous with the language independence, depicting the heroism of the freedom fighters attitude.

In one chat room fasilitaas features provided by the facebook social networking media, to greet friends, friend or foe chatter always greet each other on the independence day with a greeting word ..... completely independent Merdeka remain free ..... but the young people are critical and the sad state of today's society with a social slant tone, revealing the question, who says Indonesia is independent? what's so free? This question can not be blamed or denied because the reality is there are still many Indonesian people living far away from the commitments and goals of independent Indonesia.

In the preamble of the 1945 Constitution says in the first paragraph, "that real freedom is the right of every nation and therefore, the occupation in the world should be abolished, because it does not conform to fairies fairy humanity and justice" in the fourth paragraph and then write, "... . establish an Indonesian State Government which shall protect the Indonesian people and the entire country of Indonesia and to promote the general welfare, the intellectual life of the nation, dn participate in the establishment of world order based on freedom, lasting peace, and social justice, ..... "

The questions are expressed by the general public not to worry people but merely a groan almost Indonesian people who live in poverty and the coil should live by eating parched rice, eating rice mixed Tiwul, starch water drink milk substitute, child young people with diseases caused by malnutrition due to lack of food substance called protein or egg white, so blood protein deficiency, a result there was a colloid osmosis.

Real conditions that befell the country that make Mother Earth cry kemerdekaanpun fighters spoke, as was done by PPAD Chairman Lieutenant General (Ret) Soerjadi strongly criticized the government of SBY. Government has even considered not susceptible to deviate from the values ​​contained in the 1945 statement was disclosed during the inauguration of PPAD Chairman Major General (Ret) Priyanto (http://www.poskota.co.id). Retired opinion this can not be blamed because it fits with reality that happens in people's lives.

Due to the social conditions that afflict society because of government behavior that does not run the government in accordance with what is mandated by the 1945 Constitution, resulting in the problems of a society that is not prosperous, it is difficult to mewujudukan order for believers who want to run their worship, giving room for development new colonists that the criminals who loot public money for personal, family groups, and political parties.

This condition brings up questions to analyze the issue is where the role of the youth to rekindle the spirit of independence fought by the fighters in the context of the progress of the current technological advances based on the 1945 Constitution?

Antony thinkers Gidens revealed that "human action and interaction to assemble a collection of chains of reason, but the monitoring of behavior and consistent context, this is a means to deal with space and time to enter any particular activity or experience in the sustainability of the past, present, and future front, which in turn structured by practices-ongoing social practices. Tradition is not completely static, since he had rediscovered by each new generation when he took over the cultural heritage of its predecessors "(Anthnoy Gidens - 2009 - Creative Discourse).

Youth and Virtual Worlds

Firtual is a world where human civilization driven technology in this space if the space technology diaman human past can only communicate through oral, then an increase in the securities written communications sophistication but now leads man to a new era in which almost no limit by space and time.

Space and reasoning in conditioning your interactions in the social networking world facebook and twiter even in technology "Anroid" and that RIM technology also owned a blackberry so that people can do activities Masangger Blackberry (BBM). Advances in technology has made communication in a second sooner people can easily make friends and find old friends with ease, consolidation and communication can be in the wake of social media is very effective and efficient.

Experience of national consolidation is done to garner support for Prita Mulyasari coins were charged with defamation finally able to influence the decision of the district court, Movement 1.000.000 Facebookers Support Chandra Hamzah & Seed Samad Riyanto, both named as a suspect alleged abuse of power and bribery in the case of PT Masaro Radiokom. Attorney General but strong public support through the virtual world (social networking) is able to influence policy.

In his struggle to support group-group is quite another matter raised through social networking media like this or is there a model of advanced approaches to do youth nationalism as a form of struggle. Surely the power of social media networking technology currently has enough speed to convey information and get the response can be measured because there is a real form of support, namely the merger of the individuals in the group through comments and likes djempol mark on the group.

True Nationalism

Day management of social networking and user accounts blackberry will spend enough time or even part time in spent in front of computer screen or mobile phone screen to provide feedback, build friendships and follow the latest info. Youth will debate the arguments for and against in access to information and then published to the social networking space. Penalty debate reason and knowledge of youth or the community will be in hypnosis to be in front of the screen all the time to give us your feedback or pros-cons cons.

Bank Century case, Gayus Tambunan tax mafia case, Case Pensions Athletes involving M.Nazarudin Treasurer of the Democratic Party who suck trillions of dollars of public money, in these cases in the media of social networking communities express resentment, persolan analysis, even doubts about the legal process all stated in writing on the walls of social networking, instant messaging bbm, but these cases seem to end up with a political deal.

Cases - cases that cost the state and carried out by government officials is far from the expectations and objectives state that mandated in the 1945 Constitution, the appreciation of the public with the opinion and comment in the democratic era has been pretty good but it seems like just burble-burble in social media without concrete steps in order safeguard the nation's problems can be resolved completely.

The fact today's youth as a backbone of the nation then struggle discourse and opinion membangu alone without struggle and conflict resolution, treading what is disclosed by Gidens that the past, the present and the future must be able to be structured in social practices that are being worked on . The fact that there is not conducted by Indonesian youth in building nationalism only boasting - boasting in social media but do not rise up in the struggle for independence as represented physically achieved through physical warfare. Youth no longer reflect the nationalist freedom fighters who won independence from the colonialists already had real courage in social networking media, but not able to become their character.

Should discourse and the growing opinion in the world of social networking will be able to be reproduced human activity more radical (but according to the corridors of law) that the street movement (extra parliamentary) conducted by a procession past the streets to put pressure on the government as pressure in order government to govern well.

Nationalism made true in history was that of Mother Theresa with street gerakana that come and live with the poor in India are not just a discourse, preached and gave speeches from the pulpit / lectern. But the physical evidence of the involvement of society in this case conducted a banker Muhammad Yunus of Bangladesh who developed the concept of microcredit, the development of small-scale loans to poor entrepreneurs who are unable to borrow from commercial banks. Implements this idea by Yunus founded Grameen Bank. Parliamentary and extra movement to do youth of Indonesia as a true form of nationalism, as was done by the anti-corruption activist Anna Hazare who is able to mobilize thousands of people took to the streets sitting on a hunger strike as an act of corruption in India memrangi.

The third example above figures actually provide inspiration for the youth to show his true nationalism which freed the country from colonial poverty and corruption that wrapped around, the ease with which the technology presented is actually an advantage to consolidate power and opinion penyampain even propaganda, but the time and energy that is not consumed for discourse held in social media but need to be realized as was done by the three characters Mother Theresa, Muhammad Yunus and Anna Hazare.




Hidup Bagaikan Mengupas Bawang


Hidup bagaikan mengupas bawang, disaat kita berusaha mengupas kulitnya untuk mendapatkan bagian yang terbaik, terkadang kita harus mengeluarkan air mata



Senin, 27 Mei 2013

Definisi dan sistem Komputer

DEFINISI KOMPUTER

Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon).
Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangkan menurut


Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Dan masih banyak lagi ahli yang mencoba mendefinisikan secara berbeda tentang komputer. Namun, pada intinya dapat disimpulkan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis. Dari definisi tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data, dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau elecronic data processing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data masih belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.

Pengolahan data merupakan suatu proses manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berati, yaitu berupa suatu informasi. Dengan demikian, informasi adalah hasil dari suatu kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih bermakna dari suatu fakta. Oleh karena itu, pengolahan data elektronik adalah proses manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih bermakna berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu komputer.

SISTEM KOMPUTER

Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.
Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer.
Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.